Minggu, 21 September 2014

Debat


Hai teman-teman, dalam pertemuan ketiga kemarin, kami melakukan debat antar kelas. Kami mengkaji suatu kasus menerapkan prinsip epistimologi. Jadi tiap kelas mengirim dua pasang (perempuan dan laki-laki) untuk beradu argumen. Mereka kemudian dipisah lagi memilih pro dan kontra. Setelah selesai, kami per individu ditugaskan untuk menuliskan pendapat kami di blog masing-masing. Berikut merupakan pendapat saya.


Ada dua kasus yang diajukan. Pertama adalah tentang penerapan pemilu alias pemilihan umum langsung. Untuk bagian pertama ini saya memilih pro. Kenapa pro? Karena pemilihan umum menurut saya adalah sistem yang paling cocok untuk diterapkan di negara Indonesia yang menganut asas demokratis. Pemilihan umum langsung ini telah ditetapkan dan diperjuangkan dengan susah payah sejak lama. Budget untuk melangsungkan pesta rakyat ini juga sudah ditetapkan. Dalam sistem ini, rakyat dapat memilih yang sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing. Sehingga pelaksanaan pemerintahan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat benar-benar dijalankan.

TIM PENGAJAR

Hai teman-teman.
Ini dia tim pengajar di blok kbk filsafat...

Blok ini diketuai oleh Bapak Raja (Dr. Raja Oloan Tumanggor)



Lalu ini Pak Mikha (Mikha Agus Widianto, S.Th, M.Pd)


Kalau ini Romo Carol (Carolus Suharyanto, Lic. Theol.)

Dan terakhir adalah Pak Bonar (Bonar Hutapea, M.Si. Psi)



PS : Maaf ya fotonya ada yang agak blur, hehe...

EPISTIMOLOGI


Pertemuan ketiga

EPISTIMOLOGI berasal dari kata episteme ( pengetahuan ) dan logos ( ilmu ).
Jadi, cabang filsafat yang satu ini merupakan teori pengetahuan yang mengkaji hakikat, pengandaian, dan dasar-dasar ilmu pengetahuan.
Pengetahuan sendiri merupakan penerapan dari apa yang ditangkap panca indera melalui konsep-konsep.
Berikut adalah metode dalam menggali pengetahuan:
-       Induktif: Pengambilan kesimpulan dari yang umum ke khusus
-       Deduktif: Penjabaran dari yang khusus ke umum
-       Positivisme: Merupakan kumpulan ilmu positif
-       Kontemplatis: Dengan proses perenungan
-       Dialegtis: Berdasarkan dialog antar individu dan merupakan kesepakatan bersama.

Kamis, 18 September 2014

Aksiologi

Nah, pada pertemuan kedua ini, akan dipelajari salah satu cabang dari ilmu filsafat, yaitu Aksiologi.


Aksiologi berasal dari kata axios (nilai) dan logos (ilmu). Cabang filsafat ini membahas mengenai manfaat dan tujuan yang berkaitan dengan kegunaan nilai, khususnya etika dan bagaimana kegunaannya bagi kehidupan manusia. Juga mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmu pengetahuan. Karena dalam menentukan suatu nilai, akan menimbulkan pertimbangan-pertimbangan.



Fakta = sesuatu yang ada secara nyata, berlangsung begitu saja.
-       Ditemui dalam konteks deskripsi, merupakan pandangan objektif
-       Dan mendahului nilai
Nilai = sesuatu yang berlaku, sesuatu yang mengikat/mengimbau kita.
-       Didasarkan dalam suatu fakta
-       Berperan dalam suasana apresiasi

Percabangan Filsafat


Pertemuan kedua 


Awal Adanya Pembagian Filsafat


• Tahap awal: Filsafat mencakup seluruh ilmu pengetahuan, lalu makin rasional dan sistematis.
• Pengetahuan manusia: makin luas dan bertambah banyak, tapi makin khusus.
• Disiplin ilmu memisahkan diri dari filsafat.
• Namun masalah pokok filsafat makin banyak, maka perlu dibagi sesuai kelompok permasalahan, yang disebut cabang filsafat.

Tokoh-tokoh yang berjasa dalam pembagian filsafat
• Aristoteles
Fils. Spektulatif/Teoretis, praktika, produktif.
• Christian Wolff (1679-1754)
Logika, Ontologi, Kosmologi, Psikologi, Teologi Naturalis, Etika.
• Will Durant (The Story of Philosophy, 1926)
Logika, Estetika, Etika, Politika, Metafisika.
• Eerste Nederlandse Systematich Ingerichte Encyclopaedie-ENSIE
Metafisika, Logika, Epistemologi, Filsafat Ilmu, Fils. Naturalis, Fils. Kultural, Fils. Sejarah, Estetika, Etika, Fils. Manusia.
• The World University Encyclopedia

Sejarah Filsafat

1. Epistemologi: Filsafat ilmu pengetahuan
• Etimologis: episteme (pengetahuan), logos (kata, pikiran, percakapan, ilmu)
• Epistemologi: kata, pikiran, percakapan ttg pengetahuan atau ilmu pengetahuan.
• Pokok persoalan: sumber, asal mula, sifat dasar, batas, jangkauan, validitas.

2. Metafisika: Ontologi, Kosmologi, Teologi metafisik, Antropologi
• Etimologis: meta ta physika = sesudah fisika. Istilah Andronikos dari Rhodes untuk 14 buku Aristoteles yg ditempatkan sesudah fisika (8 buku). Aristoteles sendiri menyebut filsafat pertama (metafisika) dan filsafat kedua (fisika).
• Beragam arti metafisika:
                  =upaya mengkarakterisasi realitas sbg keseluruhan.
                  =usaha menyelidiki apakah hakikat yg berada di balik realitas.
                  = (umum) pembahasan falsafati yg komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada.
• Pembagian metafisika: Metafisika umum (ontologi) dan metafisika khusus yg meliputi: kosmologi, teologi metafisik, fils. Antropologi.

Rabu, 17 September 2014

Sejarah Filsafat


Hai teman-teman. Di pertemuan pertama, kami mendapat tugas kelompok untuk membuat mindmap. Nah, ini adalah materi yang kami ringkas untuk dibuat dalam mindmap.



Sejarah filsafat mengajar jawaban-jawaban yang diberikan oleh pemikir-pemikir besar, tema-tema yang dianggap paling penting dalam periode-periode tertentu, dan aliran-aliran besar yang menguasai pemikiran selama suatu jaman atau disuatu bagian tertentu. Cara berpikir tentang manusia, tentang asal dan tujuan, tentang hidup dan kematian, tentang kebebasan dan cinta, tentang yang baik dan yang jahat, tentang materi dan jiwa, alam dan sejarah. 
Sejarah filsafat dunia merupakan suatu sumber pengetahuan, pengalaman, hikmat, dan iman yang luar biasa. Sejarah filsafat merupakan suatu cermin manusia. 
Pembagian filsafat secara sistematis yang didasarkan pada sistematika yang berlaku didalam kurikulum akademis :

1.      Metafisika (filsafat tentang hal yang ada)
2.      Epistemologi (teori pengetahuan)
3.      Metodologi (teori tentang metode)
4.      Logika (teori tentang penyimpulan)
5.      Etika (filsafat tentang pertimbangan nilai)
6.      Estetika (filsafat tentang keindahan)
7.      Sejarah filsafat(awal mula filsafat)


Selasa, 16 September 2014

Materi 1, Pengantar Filsafat




Hai teman, kali ini kita akan mempelajari pengantar filsafat. Apa ajasih yang akan kita pelajari? Berikut kilas singkatnya.
·       Arti  filsafat, cakupan, obyek, metode filsafat
·       Sifat dasar
·       Peranan
·       Asal mula 
·       Manfaat 
·       Pengaruh bangsa Yunani
·       Sejarah perkembangan filsafat


Pendahuluan
Apa bedanya filsafat dengan ilmu pengetahuan?
Ilmu pengetahuan adalah "pengetahuan metodis, sistematis dan koheren ("bertalian") tentang suatu bidang tertentu dari kenyataan." Sementara filsafat adalah "pengetahuan metodis, sistematis dan koheren tentang seluruh kenyataan."
Filsafat adalah dasar dari segala ilmu pengetahuan (sebagai filosofi). Filsafat mengandung nilai, maka perlu dipelajari.

Pengertian, Tujuan Belajar Fisafat:
Philos ( kekasih/ sahabat) dan Sophia (kebijaksanaan/ kearifan) dapat diartikan sebagai "Cinta akan Pengetahuan."